Trust Issue

1064 Words

"Apa tidak sebaiknya menginap saja, Dave? Di luar sangat mendung." tawar sang ibu saat David tengah merapikan barang bawaannya. Seketika, lelaki itu terdiam dan menatap sang ibu. Ia sebenarnya mau saja tinggal barang satu malam di rumahnya. Tetapi, bayang-bayang mengerikan itu hadir di kepalanya. Membuatnya masih belum bisa kembali ke rumahnya sendiri. "Besok, Dave harus latihan pagi-pagi, Ma." balas David pelan.. Ia harus selalu memiliki alasan yang kuat agar sang ibu masih bisa memaklumi. Dengan wajah yang tampak murung, wanita paruh baya itu akhirnya mengangguk dan membiarkan sang putra semata wayang tidak tinggal di rumah. "Kalau ada apa-apa, hubungi Mama, ya. Jangan telat makan." "Mama juga. Kalau belum, Dave pamit." David setengah berlari menuju halte karena awan sudah begitu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD