Beberapa hari sudah berlalu, aku pun mengubah warna rambutku kembali menjadi warna hitam, persis seperti warna rambutku yang asli. Juga gaya pakaianku menjadi seperti yang dulu agar aku tidak menjadi bahan gosip. Tapi retap saja, seberapa keras aku berusaha mereka tetap membicarakanku di balik punggungku. Aku pun lebih memilih untuk pura-pura tidak mendengar mereka. Ditambah dengan sikap Chris yang membuatku bingung. Dia selalu memberiku macam-macam hadiah seperti buket bunga, boneka dan cokelat setiap hari padaku. Dia juga sering sekali untuk mengajakku makan siang ataupun makan malam bersama. "Haah.." aku membuang napasku dengan sangat berat. "Kenapa? Baru berapa hari disini sepertinya kamu sudah banyak masalah" Arthur bertanya padaku tanpa melirikku sama sekali. Matanya sibuk berkuta

