Sarapan Pagi

2122 Words

“Lyra,” jawab Gabino. Atlas terkekeh pelan, lelaki itu masih mengira sang papa hanya membuat lelucon saja, karena tidak mungkin dirinya dan Lyra bisa disatukan begitu saja sedangkan pemikiran mereka berdua terkadang jauh berbeda. “Mungkin Papa lelah, jadi Papa sedikit berbicara aneh. Sebaiknya Papa istirahat, karena besok juga pasti masih ada kegiatan,” ujar Atlas, mencoba menyakinkan dirinya sendiri bahwa sang papa memang sedang berhalusinasi. “Jadi, kamu mengira Papa ini hanya bercanda?” tanya Gabino, menatap putranya tidak percaya. “Memang benar kan Papa sedang bercanda?” tanya Atlas. “Papa tidak lagi bercanda, Atlas. Mana mungkin Papa bermain-main dengan masa depan kamu,” ujar Gabino, mencoba meyakinkan sang putra bahwa apa yang tadi ia ucapkan adalah benar. Gabino ingin menjodohk

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD