Belum Menemukan Titik Terang

1136 Words

Lyra langsung dibawa ke rumah sakit terdekat dengan kondisi tidak sadarkan diri dan perut bersimbah darah. Sejak tadi Astrid sudah menangis tanpa henti karena melihat putri semata wayangnya dalam keadaan memprihatinkan. Hatinya tidak tega membiarkan sang putri dalam kesakitan. Tubuh Lyra masuk ke dalam ruang operasi bersamaan dengan brankar rumah sakit. sejak saat itu, Astrid sudah tidak bisa lagi menemani putrinya, biarlah para tim medis menangani luka sang putri. “Anak kita, Pah,” ujar Astrid, kepada suaminya. Wanita itu berada di dalam dekapan suaminya dengan tangis yang semakin menjadi. Elvan—sang suami—sampai tidak tega melihat istrinya bersedih seperti itu. “Putri kita anak yang kuat, Mah. Pasti dia akan selamat dan sembuh seperti sedia kala,” ucap Elvan, untuk menenangkan istriny

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD