Chapter | 27.1

2443 Words

    Hari ketiga di kepulauan Faroe...     Insiden brutal yang hampir mencela dirinya dan tragedi menewaskan pria asing jika sedikit saja Nessa terlambat menahan tak dapat terlupakan begitu mudah. Pikiran Nessa terus mengeksplorasi setiap kejadian semalam, bahkan Nessa tak dapat memejamkan mata. Ia hanya mampu melihat mata biru dan tubuh Gerald terlelap di pangkuan, sesekali Gerald menyebut salah satu nama seseorang. ' Jenny ' . Nessa mencegah air mata yang selalu berontak, ia tak ingin terlihat lemah dan paling indah jika dirinya tetap bertahan demi suami dan bayinya.     Hanya kepulan dari cerobong asap tiap kapal-kapal besar itu berjejer menjadi hiburan sejenak untuk Nessa, padang terselimuti banyak rumput berdaun tajam dan selalu menjadi lahan pertanian itu melambai. Berbisik akan cer

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD