E and A | 22

2950 Words

PART 22   Sinar matahari pagi ini bersinar begitu cerah, ditambah burung-burung berkicauan begitu merdu bak alunan lagu yang mengalun lembut dengan irama yang indah. Sinar yang cerah itu berlomba-lomba memasuki setiap celah gorden yang ada di kamar Elvano dan Arabelle, membuat si gadis kecil ... oh bukan lagi gadis lebih tepatnya wanita—mengerutkan kening, menutup matanya dengan telapak tangan yang terbuka untuk menghindari kesilauan pada matanya. Dia mengangkat sedikit kepalanya, mengerjap beberapa saat berulah kemudian sadar jika sekarang dia tidak sedang tidur di bantalnya melainkan di atas d**a bidang Elvano. Arabelle mengernyit, mengingat-ingat kejadian semalam ... oh astaga! Ketika sudah mengingat semuanya, Arabelle melihat ke arah tubuhnya yang tertutup selimut tanpa sehelai benan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD