"Kau sedang apa?" Veroniccha tersentak saat tiba-tiba sebuah tangan melingkari perutnya dengan sempurna dari belakang. Tanpa menolehpun ia tahu, lengan siapa yang sedang melingkari perutnya ini. "Memasak," jawabnya. Davino kini menyandarkan kepalanya pada punggung Veroniccha dan memejamkan matanya. Ia sangat senang melakukan hal ini. Menempel pada Veroniccha memang dapat membuat suasana hatinya tenang. Sejak dua hari yang lalu Davino gelisah. Apalagi hari ini. Ia sangat sangat gelisah. Besok adalah hari dimana Mamanya berjanji akan memberi tahu semuanya pada Davino. Karena itu suasana hatinya menjadi tak karuan. Hanya menempel pada Veroniccha lah ia jadi sedikit tenang. "Kau sudah sembuh, tapi mengapa semakin kelewat manja seperti ini?" Veroniccha menarik lengan Davino dari perutnya se

