DuaBelas

1013 Words

Kegelisahan Davino menambah satu tingkat. Sedari tadi ia mondar-mandir mengelilingi rumahnya. Sebenarnya tak ada yang salah pada rumahnya. Hanya saja istri anehnya itu belum juga kembali padahal waktu sudah menunjukkan pukul 10 malam. Kemudian Davino terlonjak saat suara ponsel berdering dan segera menjawab panggilannya. "Kau dimana!  Kau pikir ini sudah jam berapa, hah?! Pulang sekarang!" Davino menambah jeritan di akhir kalimatnya. "Vino tolong aku." Suara Veroniccha yang terdengar pelan membuatnya melunak. "Kau di mana?" Davino bertanya panik dan segera mengambil kunci mobilnya lalu berjalan keluar. Ketika membuka pintu, ia terkejut. Kemudian memasang wajah masam. Bagaimana tidak, Veroniccha tengah berdiri di sana dengan kantung belanjaan yang tidak sedikit. "Aku tak bisa membawany

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD