BULEK, TUBUHKU KOTOR!

1304 Words

“Loh, Bang! Kenapa dikunci?” Karmila kaget bukan main dengan perilaku Ray yang tak lazim tersebut. “Karmila, bantu aku bentar, aja!” Ray mendekati Karmila lalu memeluknya. Seketika wanita tersebut berteriak, tetapi tangan Ray dengan cekatan membungkamnya. Tampak Ray telah merencanakan semuanya. Sebuah tali telah disiapkan untuk mengikat tangan dan kaki Karmila. Wanita berambut ikal ini berteriak kencang, tetapi sayang ruangan terlalu luas. Kemudian, suaranya menghilang dalam sekapan kain yang diikatkan untuk membungkam suara wanita berambut ikal tersebut. Karmila berontak sekuat tenaga. Ia menendang apa pun yang ada agar terdengar gaduh dan mengundang seseorang datang untuk menolong. Sialnya, Ray semakin menggila dan kesetanan. Pria keturunan Taiwan tersebut memaksakan diri mengumbar naf

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD