Pagi hari yang cerah, Karmila telah bersiap dengan segala barang yang akan dibawa untuk mengantar pasutri Handoko pulang kampung. Semalam telah dibicarakan semuanya demi kenyamanan bersama. Pak Handoko dan istri meminta maaf atas kecerobohan mereka. Setelah siap semuanya mereka berangkat kecuali orang tua Karmila. Rencana Nadio dan Karmila, kepulangan kali ini hanya sebentar, tak sampai menginap. Sebelumnya, mobil mampir terlebih dahulu ke rumah Tanto. Pasutri muda memberi sembako dan sejumlah uang. Mereka menyuruh Tanto membeli baju layak yang layak untuk bekerja. Nadio memutuskan Tanto dipekerjakan sebagai asisten enginering karena dia ahli di bidang tersebut. "Terima kasih tak terhingga Nak Nadio, Nduk Karmila. Kami telah bikin ulah, kalian masih memikirkan kerja untuk Tanto dan kasi

