Minerva POV - - - Aku memejamkan mataku, hari sudah tengah malam. Namun aku masih kesulitan untuk tidur. Aku terus memikirkan kejadian siang tadi dimana aku dan Lucien resmi menjadi sepasang kekasih. Aku masih tidak percaya aku mengatakan hal itu padanya. Dan saat aku terus mengingat kejadian dimana aku mengatakan jika aku juga menyukainya, pipi ku memanas dan aku ingin mengubur diriku sedalam mungkin. Rasanya sangat memalukan. Setelah kami resmi berpacaran, Lucien menjadi sangat lengket padaku. Bahkan saat kami datang ke cafe untuk makan sesuatu, Lucien duduk di sampingku dan tidak melepaskan genggaman tangannya. Meskipun aku sedikit tidak nyaman karena itu membuatku kesulitan untuk makan. Tapi tidak masalah, lama-kelamaan mungkin dia tidak akan seperti itu lagi. Aku percaya dia be

