Setelah dua hari Ily tersadar, Ily kini di perbolehkan untuk pulang. Dengan langkah riang nya ia segera masuk ke kamar tercinta dengan kamar yang di penuhi boneka minions. Sean dan Seano yang melihat itu hanya bisa menggelengkan kepala mereka, karena mereka juga tahu kalo, adiknya pasti sangat bosan di rumah sakit. Mereka berdua membalikkan Ily ke kamarnya dan ternyata adiknya psedang tiduran di atas kasurnya. "Seneng banget sihhhh adek." Sean ikut menelungkupkan badannya di kasur Ily dan posisinya di sebelah kiri Ily, begitupula Seano langsung memiringkan badannya dan memeluk Ily dari samping dan mengendus ceruk leher Ily yang terekspos di rambut Ily yang di cepol satu. Ily hanya tertawa kecil karena kegelian akibat ulah sang abang, tawanya kian meledak saat Sean pun menggelitik pi

