Ponsel Garka bergetar. Ia menggerakan lengan nya untuk mengambil ponsel di saku celana dengan hati-hati. Setelah mengantar Keyra pulang, gadis itu memaksa ingin ikut menjaga Hera di rumah sakit bersama nya dan Pita. Jadilah kini gadis itu terlelap setelah lelah berbagi cerita tentang dunia make up bersama Pita. Pesan yang Garka dapat sungguh tidak membuat Garka senang. Malah rasanya ia sangat ingin membanting ponsel nya dan meneriakkan sekencang mungkin jika ia benci kepada si pengirim pesan. Garka mencoba mengabaikan pesan itu dan memejamkan mata. Mengusap kepala Keyra yang terlelap di bahu nya dengan lembut saat melihat pergerakan kecil dari gadis nya. Keyra terlelap di bahu nya dalam posisi duduk. Ingin rasanya ia membenarkan posisi tidur Keyra. Namun ia juga tidak ingin membuat Keyr

