BAB 26

1330 Words

"Kapan jadi nya bro?" Garka mendengus. Ia menarik Keyra untuk duduk di sofa. "Kepo lo," ucap nya datar. Keyra menyiku perut Garka sambil melototi nya. Dami terkekeh merasa tidak tersinggung. Ia berjalan menuju laptop yang menampilkan produk-produk dari distro. "Yang lain mana?" "Nyusul." Dami mengangguk-angguk. Ia menggeser kursor dan mengetik di keyboard dengan lincah. "Kapan mau pemotretan nya? Terus Kania kita udahin aja kontrak nya?" "Nanti kalau Zaden udah ngasih sample nya. Soal Kania biar lo aja yang bilang." Dami mengangkat jempol nya. "Laper gak?" terdengar suara Garka yang sangat lembut. Dami sampai melirik dengan wajah geli. Keyra menatap ke arah Garka lalu menggeleng. "Enggak." ia mengalihkan tatapan nya untuk melihat sebuah majalah yang menampilkan hasil potret Garka d

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD