BAB 42

1194 Words

"Sini, Key! Makan nih!" teriak Dami. Keyra menoleh ke tengah ruangan. Disana semuanya tengah berkumpul melingkar dengan nasi bakar di hadapan mereka. Zaden yang membelikannya untuk semua yang sudah bekerja. "Ayo, Key!" teriak Pita sambil melambaikan tangannya. Keyra tersenyum lalu menggeleng. "Aku gak laper, Kak." Ilo berdecak. "Gak usah nungguin Garka, bikin sakit hati," ceplos nya. Keyra tersenyum tipis lalu lebih memilih menyibukkan diri dengan memainkan ponsel nya walaupun jauh di dalam hati, ia sangat takut. Apalagi kini sudah terhitung hampir setengah jam Garka belum kembali. Berjuta pemikiran buruk terus membisikannya, apalagi beberapa kali sahabat-sahabat Garka mengompori Keyra. Ia tetap berusaha untuk membuang pikiran negatif walaupun sulit. "Mau balik, Key? Gue anterin deh

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD