Sejak pagi dering ponsel regan berbunyi. Tetapi, ini adalah hari libur jadi ia tidak akan mengangkat panggilan dari siapa pun. Apa lagi nomor tidak di kenal seperti ini. regan mematikan ponselnya dan mengatur bantalnya kembali. lagi pula ini masih pagi, regan melihat jam digital yang ada di samping tempat tidurnya. Masih pukul Sembilan pagi. Bel apartemennya berbunyi, regan membuka matanya dan mengerang. Siapa orang t***l yang sedang mengganggu hari liburnya ini? sialan! Ia bahkan tidak bisa hidup dengan tenang di hari liburnya. Regan duduk dari tidurnya dan menunggu kepalanya untuk berhenti berputar. Semalaman ia mabuk sehingga pagi ini kepalanya berdenyut karena terlalu banyak menelan cairan terkutuk itu semalam. Walau pun tahu konsekuensi dari mabuk akan seperti ini, ia tetap tidak bos

