Tif merasakan sesuatu saat bersama pria itu. Ia tidak akan menyebut itu cinta karena ia sendiri sulit merasakan perasaan itu pada seseorang selama hidupnya ini. Tetapi, saat ia bersama regan ia merasa nyaman walau pun terkadang ia kesal setengah mati pada pria itu. Tif masih membenci pria itu atas apa yang di lakukan regan padanya selama ini. Tetapi, anak yang di kandungnya seperti tahu dan dapat merasakan bahwa pria yang bersamanya saat ini adalah ayahnya. Itu sebabnya tif merasa selalu ingin berdekatan dengannya. Seharian ini Tif di tahan di tempat tidur oleh pria itu. Mereka hanya berpelukan setelah semalaman memadu cinta bersama. Tangan regan melingkar di bawah p******a tif, tangan tif mengusap lengan regan yang sedang memeluknya. “Kamu ke mana kemarin, aku menunggumu hingga larut ma

