“apa anda khawatir kalau orang-orang sampai tahu hubungan kita."
“sudah jelas.”jawab Azalia singkat.
Azalia tentu tidak mau kalau sampai ada yang tahu tentang hubungan nya dengan dylan,pemilik yayasan tempat nya bersekolah.apalagi besok dia akan perpisahan.bisa bisa semua orang akan mati berdiri.
“kenapa memang nya?.pada akhir nya mereka semua akan tahu."singkat Dylan.
“tapi...."
“nanti malam atau tidak sama sekali.”
“tuan dengarkan saya,ada banyak hal yang perlu di persiapkan.ini bukan hal yang mudah,di tambah ekonomi keluarga kami."
“chen yang akan urus.”
*****
“kalian semua langsung ke dapur,bawa semua bahan makanan itu kesana!.”
apa?.
Azalia bersandar dengan lemas di dinding.bayangkan saja Dylan benar-benar menuruti perkataan Azalia,sekarang sekertaris Chen sudah datang ke rumah.membawa banyak orang pelayan untuk membantu persiapan,bahkan wo terbaik di kota ini juga sudah di sewa mereka bertugas untuk menata ruang tamu menjadi spot foto yang sangat cocok untuk pengantin.
“kalian ingat dengan menu nya kan?ingat menu khas indonesia.”
“sekertaris Chen."panggil Azalia lirih.
“anda sudah datang nona,selamat siang.”
“kenapa anda datang membawa banyak orang.”
“tentu saja untuk membantu anda nona,jangan khawatir hari ini semua sudah selesai.mereka bagian dapur yang bertugas untuk mengurus semua masakan,dan yang lain nya.untuk pakaian anda sedang di kirim, MUA juga sudah saya hubungi anda jangan khawatir.”
“bagaimana saya tidak khawatir,semua nya mendadak.”jawab Azalia tertekan.
sekertaris Chen terkekeh sangat pelan,beliau memang sangat sibuk karena keputusan dari Dylan yang secara tiba-tiba saja ingin bertunangan.apalagi kalau tidak ada persiapan yang matang, untung saja sekertaris Chen mempunyai koneksi yang besar,jadi semua akan tersedia dalam waktu singkat.
“sekertaris Chen...semua ini."
“saya tidak menerima segala bentuk protes nona, silahkan ajukan langsung pada tuan Dylan karena saya sangat sibuk sekarang."jawab sekertaris Chen sebelum beranjak pergi dari sana.
“sekertaris Chen saya sedang berbicara pada anda sekarang."
“saya sibuk.”
jawab sekertaris Chen berlalu keluar,ia ingat belum mengundang tetangga dekat rumah Azalia untuk menghadiri acara pertunangan tuan nya tersebut.sebagai warga yang baik, sekertaris Chen mengetuk satu persatu rumah tetangga dari Azalia.
ini benar-benar di luar ekspektasi...
Azalia bergumam lirih dalam hati.
“neng,ada orang di depan.”ujar bibi.
“siapa bi?."
“gak tahu nona.”
Azalia langsung bangkit menuju ruang tamu,tampak dua orang perempuan sedang duduk di sana sembari berbincang di temani dua gelas teh.kedua nya memilki paras yang sangat cantik.
“nona Azalia?.”
“iya saya sendiri."
“perkenalkan saya Anita,dan ini Aulia asisten saya.saya makeup artist yang di undang oleh tuan Dylan,sebuah kehormatan bisa merias anda nanti malam.”jawab perempuan cantik itu mengulas senyum sangat lebar.
“ah iya silahkan duduk.”
“kami juga membawa titipan dari butik.”anita mengulurkan beberapa paper bag berukuran besar.
“ini?...”azalia memeriksa,di dalam sana ada satu set kebaya dan juga rok,sepatu,dan yang paling parah adalah satu kotak perhiasan.
“wah,sudah ku duga ini sangat indah."gumam Anita berdecak.
“apa anda tahu ini apa?.”tanya Azalia menujuk ke arah kotak perhiasan.
“tentu saja perhiasan berlian asli,ini benar-benar indah.apalagi di padukan dengan kebaya yang tadi,pasti sangat cocok.”
ya ampun.
Azalia meringis dalam hati.dia tidak menduga laki-laki yang baru di kenal nya beberapa hari lalu itu benar-benar niat ingin mempersuntingnya.bahkan sampai rela merogoh kocek dalam-dalam untuk membelikan nya satu set perhiasan yang terdiri dari anting-anting,gelang,cincin dan juga kalung.
“nona silahkan untuk nail art nya di pilih.”ujar Aulia menunjuk kan beberapa model.
“untuk masalah make-up nya di lihat dari kontur wajah flawless sangat cocok untuk anda."ujar Anita.
“nona silahkan di pilih supaya saya langsung bisa mengerjakan nya.”
Azalia langsung melihat brosur.ada berbagai macam bentuk nail art di sana,mulai dari yang mewah sampai yang biasa saja.pilihan Aulia jatuh pada nail art berwarna hitam dengan Glitter putih di atas nya,dan ukiran bunga.menurut nya itu terlihat sangat indah dan cocok untuk acara pertunangan.
“kamar anda di mana nona?."
“bukan nya acara nya nanti malam?.”
“kami harus melakukan serangkaian perawatan untuk anda nona supaya nanti malam kulit anda akan bersih terawat,jadi semua nya harus di mulai sekarang.”
“ah baik lah ayo!bibi!aku tinggal ke atas dulu ya? nanti kalau makanan nya sudah jadi bawain ke atas,Azalia laper banget soal nya."pinta Azalia sembari mengajak Anita dan Aulia untuk segera naik ke dalam kamar nya.