puncak emosi.

749 Words
“apa?...papa....”gumam Azalia terkejut. tubuh Azalia hampir saja limbung.jika dia tidak segera mengendalikan diri,semua orang yang ada di sana pasti terkejut.papa Azalia yang bernama Hernadi adalah sosok yang sangat hangat bahkan Ramah pada tetangga, berbanding terbalik dengan istri kedua nya yaitu Bu Mirna.bu Mirna memang di kenal tidak ramah, begitupula dengan anak bawaan dari suami pertama nya. sementara Azalia,tentu saja semua orang mengenalnya.walaupun ayah nya seorang direktur di perusahaan besar,Azalia adalah tipe pekerja keras dia juga sangat ramah.hanya saja ada banyak hal yang membuat para tetangga tidak terlalu repect pada bu Mirna,beliau terkenal sombong dan berlaku seenak nya pada Azalia.bahkan pak Hernadi terlihat lebih sayang pada anak tiri nya,bukan Azalia yang berstatus sebagai anak kandung.anak tiri di belikan mobil pribadi, sedangkan anak kandung hanya di belikan motor Scoopy. “neng gak papa kan?."tanya Bu RT pada Azalia. ini mengejutkan,gimana bisa papa korupsi sepuluh miliar?.itu uang. “papa saya tidak mungkin..." “cih!apa papa dan anak sama-sama tidak tahu diri.huh!.baik diri mu atau yang lain sama saja,kalian sama-sama menjijikan!.apa kau fikir saya akan bercanda, memang uang sepuluh miliar kecil bagi saya,tapi tidak untuk karyawan lain nya.mereka sudah bekerja keras untuk anak dan istri,lalu apa yang di lakukan papa mu hah!dia memperkaya diri sendiri!.”ujar Dylan menahan amarah dalam hati. “papa....”gumam Azalia pusing. “neng mungkin benar,ayah nya si Eneng korupsi.tuan Dylan gak bakalan dateng kesini jauh-jauh dari cina cuma buat ngeprank.”bujuk Bu RT,ia langsung memeluk pelan bahu Azalia. “ma!mama dengarkan aku!mama tau kalau papa korupsi!.”tanya Azalia berang. “apa-apaan kamu hah!berani banget kamu nanya kayak gitu ke mama hah!.mau jadi anak durhaka ya?!.”teriak mama Mirna tidak suka. “mama yang bikin aku gila!."Azalia mendekat ke arah perempuan paruh baya itu,dia menatap tidak suka ke arah mama tiri nya. “kamu ini!kurang ajar.” tangan mama Mirna menarik kasar rambut panjang Azalia yang sekarang sedang di kuncir kuda.membuat Azalia memekik kesakitan, beberapa ibu-ibu langsung melerai tapi kalah. “mama ngebuat aku marah!.” Azalia mulai melakukan perlawanan yang tidak kalah kasar juga.Azalia langsung mendorong tubuh mama Mirna,sampai perempuan paruh baya itu tersungkur ke lantai.tentu saja itu membuat semua orang terkejut,Azalia tidak pernah bertingkah kasar sedikit pun pada orang tua.tapi sekarang,tampak nya gadis itu benar-benar berada di puncak amarah. “kamu dasar anak kurang ajar,mau jadi durhaka hah!.” “terus mama pikir mama gak jadi mama durhaka!mama selama ini ngerepotin papa,papa sampai kayak gini itu pasti karena salah mama!.mama yang salah mama yang hidup nya mau mewah,apalagi anak mama itu!.”teriak Azalia tidak suka. “diam!kamu itu gak tahu apa-apa Azalia!.kamu cuma tahu nya makan tidur,makan tidur."ujar mama Mirna. astagfirullahal'adzim. Azalia berdecak dalam hati.dia berjalan ke lantai dua,mengambil berbagai macam tas branded milik mama Mirna dan juga milik kakak tiri azalia.lalu tanpa peduli kalau semua tas itu harga nya mahal,Azalia langsung melempar dengan kasar ke lantai. “apa kamu gila Azalia!ini semua mahal!." “ambil ini tuan Dylan,kalau kurang silahkan geledah kamar mama!.aku gak peduli sama sekali,yang penting hutang papa sama anda lunas."jawab Azalia bergetar. papa,Azalia tahu papa sayang banget sama Lia.lia bakalan ngelakuin semua yang Lia mampu supaya papa tenang di sana.dan kelak hisab papa gak bakalan berat,karena hutang papa yang banyak. batin Azalia. “apa kamu pikir semua ini cukup hah?! uang yang papa kamu korupsi perusahaan saya itu sepuluh miliar! sepuluh miliar!rumah ini saja gak akan laku walaupun di jual harga miring lima miliar,mobil dan tas tas bekas ini juga tidak akan bisa membayar uang yang di ambil papa mu!.”tekan Dylan penuh amarah. “tapi semua tas milik mama saya ini bermerek semua tuan,ada Dior, channel, LV.mama juga masih punya perhiasan di lemari.apa semua itu belum cukup juga?.”tanya Azalia bergetar. “lia, apa-apaan kamu ini hah!berani banget kamu mau ngasih ini semua!.ini punya mama." “yang di beli pakai uang papa ku kalau mama lupa!.” “nggak!mama gak mau ini punya mama!."teriak mama Mirna tidak suka. “apa anda fikir saya tertarik nyonya!.tas anda adalah rongsokan tidak berguna!."umpat Dylan tidak suka. “berani nya kamu ngehina tas saya!tas ini mahal,puluhan sampai ratusan juta!." “tapi tidak berguna karena ini sekarang rongsokan!.”dylan menendang tumpukan tas branded milik mama Mirna,sampai berbagai macam tas bermerek itu langsung berpencar. “hah!.”azalia terduduk di lantai,bingung bukan main. “jangan ambil rumah ini!.”gumam Azalia dengan suara sangat lirih. sekertaris Chen menoleh.menatap heran ke arah Azalia,sudah jelas kalau rumah ini akan di sita berikut pula dengan barang-barang berharga lain nya.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD