17 Kebenaran Suci

1560 Words

"Awas aja lo Alin," gerutu Lea sepanjang koridor menuju kelasnya. Ia terus saja mengumpati sahabatnya itu, sungguh gara-gara Alin ia jadi malu untuk bertemu anggota LK lainnya. "Alin s****n lo! Bisa-bisanya gue dibohongin." Lea terus berjalan lurus, sekarang sudah hampir jam pulang, justru itu Lea kembali ke kelasnya untuk mengambil tasnya. "Awas aja tuh boc-- Awwssh." Ringis Lea saat ada yang sengaja menyenggolnya dari belakang dengan keras. Lea menatap kearah orang yang membentur bahunya tadi. "Eh si Amelonte ternyata!" ujar Lea tanpa peduli dengan ucapannya. Amel langsung menatap tajam Lea, saat ia merasa dikata-katai oleh gadis itu. "Maksud lo apa hah manggil gue kayak gitu?" tanya Amel nyalang. "Gue muji lo kok," sahut Lea. Amel menggeram marah lalu berniat menampar wajah Lea,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD