24 Salah paham

1368 Words

Setelah pesta tadi malam, Lea tahu jika Kevin sudah benar-benar membencinya. "Gue seharusnya udah nggak berharap sama dia," gumam Lea di tengah pelajaran. Bel istirahat pun berbunyi, semua siswa-siswi yang berada di dalam kelas Lea langsung keluar. "Lin, kantin yok!" ajak Lea. "Sorry Le, gue udah bareng sama Devan. Bentar lagi dia bakal jemput," balas Alin. "Bucin!" cibir Lea sambil memutar bola matanya dengan malas. "Hehe, kayak nggak pernah aja lo!" sahut Alin balik. "Ci, kantin yok!" ajak Lea pada Suci. "Gu-gue bareng Aldo, Le." Jawaban Suci membuat Lea mengembuskan napasnya secara kasar. Kenapa di saat teman-teman sudah memiliki pasangan, tapi dia malah sendirian. "Lo kenapa nggak ngajak Kevin aja," ujar Alin. "Nggak akh males," sahut Lea tidak acuh lalu keluar dari kelasnya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD