"Maaf mama, Rendra tidak bisa menerima ini. Mama tenang saja, Rendra ada uang buat bertahan hidup. Rendra sudah bekerja. Ya, meskipun gajinya kecil tapi Rendra bangga, karena itu hasil jerih payah Rendra," tolak Rendra, semenjak dirinya keluar dari rumah, hidup di luar sudah biasa. Bekerja sebagai karyawan orang mengajarkan Rendra susahnya mencari uang tanpa meminta kepada ke dua orang tuanya. Rendra sudah bertekad akan mengumpulkan uangnya dan membuka usaha sendiri, meski kecil-kecilan. Demi menebus kesalahannya pada sang Papa, ia ingin membuktikan bahwa dia bisa seperti apa yang di harapkan Papanya. Lagian Rendra juga sudah terbiasa hidup jauh dari orang tua. Bola mata Mama Ningsih menatap nanar pada sang anak, sikap Rendra sudah jauh berbeda. Tidak seperti dulu lagi, mengadahkan tangan

