Bab 16 - Tidak Berpikir Sebelum Bertindak

1125 Words

Karena sudah tidak tahan mendengar ucapan para warga, akhirnya Eza memberanikan diri untuk membuka pintu. Erik dan Ella pun mengikuti di belakang Eza. "JANGAN PERNAH MENGHINA BUNDA KAMI!" Teriak Eza. Dadanya naik turun karena sudah emosi, tatapannya menajam. Nada bicaranya terdengar sangat dingin. Sontak saja mereka semua terdiam. Eza terlihat sedikit menyeramkan untuk ukuran anak kecil jika marah. Belum pernah ada yang melihat Eza semarah itu. Bahkan, mereka selalu abaikan cemoohan yang dilontarkan orang-orang kepada mereka. "Jangan asal berbicara jika tak tau apa-apa tentang kami!" ucap Erik begitu dingin. Eza dan Erik sudah tak memikirkan sopan atau tidaknya. Mereka tak ingin Bunda dihina orang lain. Eza dan Erik menggenggam tangan Ella yang sedikit bergetar ketakutan. Mereka sama

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD