Chapter 14

1545 Words

"Kamu apa? Kenapa bingung?" Reza melipat kedua tangannya di depan d**a. Dia benar-benar gemas melihat sang istri yang terlihat kebingungan sendiri. "A-aku hanya tidak ingin kamu dekat dengan wanita lain di sini. Bagaimana kalau sampai Kak Danu tahu atau karyawan lain melihat apa yang kamu lakukan. Mereka bisa berpikiran yang tidak-tidak. Jangan sampai apa yang kamu lakukan mencoreng nama perusahaan. Cukup aku saja yang kemarin ketiban sial, kamu jangan ikut-ikutan membuat ulah yang sama," ucap Amara akhirnya memiliki kata-kata yang pas untuk berkilah. Reza manggut-manggut mengerti. Meskipun ada sudut hatinya yang kecewa mendengar penjelasan sang istri, namun dia berusaha terlihat baik-baik saja. "Baiklah aku mengerti. Berarti kalau di luar kantor, aku boleh ya melakukan apa pun?" tan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD