"Bagaimana caranya, Tuan?" tanya Amara menatap curiga pada Madav. Madav tersenyum miring. Dia memberikan kode pada Amara untuk mendekat dengan menggerakkan jari. Amara yang masih bingung hanya terpaku di tempat. Dia tidak mengerti apa sebenarnya yang ingin dilakukan oleh Madav. "Hish, sepertinya kamu kurang peka, Cantik. Aku ingin kamu mendekat padaku! Ayo cepat sini!" pinta Madav sembari berdecak sebal. Amara meringis kecil. Namun tak urung dia segera beranjak lalu mendekat pada Madav, "ada apa?" tanyanya. "Kamu ingin cara instan agar bisa jadi model terkenal, kan?" tanya Madav dan dijawab anggukan kepala oleh Amara, "kalau begitu duduklah di pangkuanku! Aku akan memberitahu caranya setelah kamu duduk di sini," lanjut Madav sembari menepuk pahanya. "Ta-,tapi, Tuan, saya …." "Laku

