Aku masih mengantuk, hari minggu dan mau hibernasi seperti biasanya. Tapi, banyak setan yang melipir ke rumahku saat subuh hari. "Ayo semangat sayang. Olahraga biar tinggi." Aku berjalan dengan lesu, aku sudah berganti baju, jaket dan leggings pink, sepatu pink. Semuanya pink, norak? Bodo amat, begini selera fashionku. Gerald menjemputku ke rumah, menggajak jalan santai, yang disponsori satu partai. Jadi, satu kota semuanya ikut. "Semangat, nanti dapat doorprize." Ah, si bule ini. Orang kaya yang jiwanya miskin sepertinya. "Udah cepat, sesekali olahraga, jangan malas terus." Gerald memelukku dari belakang, kami masih di depan rumahku. Aku melihat sekitar, siapa tahu bunda mengintip kan bahaya. "Woi! dosa, mengumbar kemesraan diantara orang jomblo." Itu suara Aldo, kode sebenarnya

