Pembuktian

1813 Words

Warning!!! Plus-plus!!  Demi masa depan, dan demi cita-cita. Lagi-lagi aku berkorban. Aku menemui Mak lampir, dan menyuruh dia untuk membereskan kekacauan yang terjadi. Aku sengaja meminta Aldo untuk menemaniku. Gerald sialan, memang tidak pergi ke sekolah dan ponselnya juga sudah tidak aktif lagi. "Sumpah loh, kalau aja kakak bukan kakak aku, udah ku buang ke jembatan." Komentar Aldo yang menyebalkan. "Gue lebih tua dari lo, jadi kau harus hormat padaku." Ucapku malas. Aku sedang tidak berselera melayan sifat Aldo yang menyebalkan. Waktuku banyak terkuras karena Gerald sialan! Dia tidak pernah menghargaiku, bodohnya bucinku padanya kelewatan. "Dih malas, pacar kakak aja masih bocah. Malah lebih tua aku daripada dia, jadi kalau kalian nikah, aku harus manggil dia apa? Kakak ipar?

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD