Bab. 26

2024 Words

Attention! Sedikit Mengandung u*****n kasar khas Suroboyan. Tapi konteksnya cuma candaan. Jadi jangan ada protes diantara kita ya. Apalagi nyinyiran.. Setumpuk kertas desain berserakan di meja Ilham. Beberapa bolpoin serta pensil warna turut tergeletak begitu saja. Mata Ilham masih fokus pada layar komputernya. Sudah masuk waktu istirahat siang, tapi Ilham belum ada tanda-tanda akan berdiri. Akbar berdiri tepat di sebelah kubikel Ilham, "Nggak istirahat lo Ham?" tanyanya dengan nada ajakan. Ilham menggeleng pelan tanpa menoleh sedikit pun, "Lo aja Bar. Deadline gue masih numpuk. Nanti nyusul kalau sempet." imbuh Ilham. "Oh iya Ham, kan ada Lexa tuh," ujar Akbar. Ilham tak bereaksi, dia malah lupa kalau sekarang satu kantor kembali dengan Alexa. "Trus gue musti bilang wow gitu B

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD