"Waduh, udah ketemu calon jodoh Mas Vro. Syahduh syekali, ampe udah siap bawa cincin segala." Akbar mengomentari benda yang ada di tangan Ilham. Matanya mengamati kilau yang memancar karena terpaan cahaya lampu, dalam kotak perhiasaan tersebut. "Buat Fazha, Bar. Bagus, nggak?" tanya Ilham dengan mata tak teralih dari benda di tangannya. "Wagelaseeeh! Ciusan Ammi Ilham jadi ngelamar ponakan unyu," sahut Akbar hiperbolis. "Kado ulang tahun, Kunyuk!" "Ealah. Lamar sekalian aja k*****t! Nunggu apalagi." "Nggak segampang omonganmu. Fazha udah nolak. Lagian kandidat lain udah mulai terdeteksi." Akbar menoleh Ilham. Matanya menyelidik. Lelaki itu sampai menghentikan aktifitas ngemilnya, dan beringsut mendekat pada Ilham. "Sopo kuwi Ham?" tanya Akbar penasaran. Ilham tak langsung m

