53

1152 Words

"Ibu, Ayah, ini benar-benar tidak lucu. Kalian bebas membercandaiku dengan lelucon apapun, tapi jangan seperti ini," ucapku dengan hati yang tidak enak. Rasanya aku ingin menangis saja karena tiba-tiba ibu mertua ingin menjodohkan aku dengan seseorang yang tentu saja kami kenal. Mas Fadli adalah seorang pengusaha ternak ayam dan distributor telur yang sangat sukses. Dia duda yang ditinggal meninggal dunia oleh istrinya. Dia cukup kaya, tampan dan berwibawa, kulitnya putih, serta tatanan rambutnya yang selalu disisir ke arah kiri membuat penampilannya paripurna. Setidaknya aku mengingat hal tersebut, terakhir kali saat berjumpa dengannya, di pesta pernikahan sepupu Mas Kevin 2 tahun lalu. "Kau akan ideal jadi istrinya, Fadli mengetahui tentang dirimu dan kami menceritakan konflik yang ter

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD