Di dalam ruangan tersebut sudah ada Bintara yang duduk bersebelahan dengan kursi tengah meja mereka. Revan menarik tangannya untuk duduk berhadapan dengan Bintara. Namun Bilna malah nyerobot lebih dulu duduk di kursi yang seharusnya diduduki Revan. Tidak mau ambil pusing, lelaki itu duduk di bagian tengah ujung seberang mereka dengan Erika di sebelahnya dan Laurent di sebelah kirinya. Raja yang baru sampai ke ruangan meeting melihat suasana meeting tersebut lalu mendengus tidak suka melihat keberadaan putri dan menantunya sedikit jauh terlebih lagi yang jadi biang kerok bukannya tahu diri malah pura-pura polos masa bodo tidak beranjak. "Apa kita harus bicara teriak-teriak dengan kamu duduk disana, Van!" "Bagaimana kalau Papi saja yang duduk di sini?" Jawab Revan enteng seolah lupa deng

