Pantas saja ponsel Erika selama dua hari ini tidak aktif, padahal sebelum kejadian Bruno menemui Erika sebelum masuk ke kelas perkuliahannya. Kejadian Erika ditusuk baru ia dengar esokkan harinya tapi Bruno bingung harus menjenguknya ke rumah sakit mana. Dirinya baru tahu tempat Erika dirawat waktu tidak sengaja menguping pembicaraan Lika dan Desi di kampus tadi. Tentu saja lelaki pengecut itu tidak berani bertanya karena dia tahu hanya akan mendapatkan cibiran daripada jawaban dari dua sahabat Erika yang memang sejak awal pacaran selalu bersikap sinis kepadanya. Seperti sekarang, Lika dan Desi mencibir meski tanpa suara tidak senang melihat kedatangannya menjenguk Erika. “Mana yang sakit, Beb?” Tanya Bruno bermaksud perhatian. Hanya saja tangannya keranjingan hendak menarik naik baju pa

