Bab 29. Pengalaman Ke Klub Malam

1706 Words

“Kenapa memaksa harus ikut sih, Yang. Untung saja Papi kamu ngak ngamuk ke aku, baru tunangan kemarin malah malam ini anaknya sudah aku bawa ke klub.” Protes Revan masih tidak terima Erika mau ikut. “Aku ngak maksa kamu kok. Kalau kamu ngak mau aku bisa minta teman kamu Si Tommy atau Jojo buat jemput.” Revan diam mendengus, lupa kalau Erika memang keras kepala juga ceplas-ceplos. “Janji kamu tetap sama aku, lagipula nanti kita di ruang VIP bukan di tempat umum. Awas kalau kamu merengek minta turun.” Menoleh dengan wajah cengonya, Erika menjebikkan bibirnya. Kenapa juga tidak bilang kalau mereka bakalan duduk di ruang VIP bukan di tempat yang ada lantai dansa dan dj. Padahal niatnya ke tempat itu justru karena ingin tahu dan merasakan seperti apa klub malam. “Kenapa ngak bilang sih!”

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD