Kafa yang diperintahkan Revan, memanggil dokter langganan yang biasa mereka panggil untuk mengobati jika terluka karena bertarung. Dia yang sudah biasa melihat perempuan bahenol di klub saja dibuat muak dengan sikap berlebihan Juwita seolah dia yang paling disakiti. Memang luka dikepalanya mendapatkan tiga jahitan ditambah lagi lebam di kedua pipinya terlihat jelas tapi perempuan itu terus berkoar menyebut nama Erika. Sialnya lagi Kafa terpaksa mengantar Juwita pulang agar rencana si bos berjalan sempurna. Sepanjang jalan ada saja ulah Juwita yang membuat kepalanya mau pecah sampai ingin melempar perempuan itu keluar dari mobil. Mulai dari mengorek soal Revan ataupun Erika, lalu mencoba merayu dengan menggerayangi Kafa yang sedang fokus menyetir lalu membuat drama sedih sampai menangis me

