“Yang! Kamu ngapain? Kenapa lama sekali di dalam kamar mandi, jangan buat aku takut dong. Yang!” Revan terus menggedor pintu kamar mandi karena istrinya tidak kunjung keluar padahal ia mendengar jelas suara gemercik air mengalir di dalam sana. Semalam mereka baru saja bergumul panas seperti tidak ada hari esok bahkan Revan begitu menyukai sisi liar Erika semalam yang terus memuaskan dirinya juga. Suara kunci memutar kemudian pintu terbuka, Revan kaget setengah mati melihat wajah istrinya pagi ini. Erika keluar dengan kaos oblong dan celana pendek, sudah mandi tapi bukan itu yang membuat Revan terkejut. “Mata kamu kenapa bengkak gitu, Yang?” “Semalam terbangun trus ngak bisa tidur lagi.” Erika sengaja berbohong, setengah berbohong deh. Setelah melihat bukti di ponsel Revan, Erika masuk

