Selangkah-dua langkah gadis berparas manis mengayunkan kakinya. Berjalan di antara rak-rak buku yang memenuhi ruangan. Matanya menilik tajam ke setiap buku yang disentuhnya, dan berulang kali ia mendengus kesal. Hampir setengah jam berkutat di sana, tetapi buku yang dicarinya belum juga ketemu. "Gimana, Nay?" tanya Ellia, teman Nayla. "Belum." Nayla menggeleng. Sejak seminggu yang lalu petugas perpustakaan izin cuti karena kondisinya kurang sehat. Memang ada penjaga baru. Namun, ia hanya mencatat siapa saja yang meminjam. Ia tidak hafal dengan letak buku yang dibutuhkan mahasiswa. Itu sebabnya, mereka harus mencarinya sendiri. "Tahu gini pinjam sejak jauh-jauh hari, ya. Selagi Pak Husein masih masuk," ucap Ellia. Gadis berwajah mungil itu juga kesulitan mencari buku 'Teori Dasar Akunta

