Hangat sinar surya menyilaukan mata Ciara, membuatnya mengerjap dan terpaksa membuka mata, walau sebenarnya masih enggan meninggalkan dunia mimpi. Ciara menghalaunya dengan lengan, lantas beringsut memunggungi dan menarik selimut yang hampir merosot. Ciara tertegun sejenak, ada yang aneh dengan dirinya. Beludru selimut langsung menyentuh kulitnya dan ada rasa nyeri ketika ia bergerak. Ciara memejam sesaat dan membelalak seketika, ia telah mengingat kejadian sebelumnya. Hampir semalam suntuk ia tak tidur, apalagi kalau bukan karena Rendra. Meski kelihatannya pendiam, tetapi lumayan buas saat di ranjang. "Kak Rendra," Ciara bergumam sambil meremas ujung selimut. Rasa nyeri di tubuhnya, tak sepadan dengan rasa sakit di hatinya. Menyerahkan raga untuk lelaki yang tak dicintai, ternyata me

