11

786 Words
Sehabis dari bandara tadi saat ini Mei dan papanya sudah sampai ditempat tujuan. Pizza hut. Mereka berdua pun turun dari mobil, tak lupa papa Mei menyuruh agar mang jajang menunggu ditempat yang nyaman. Barulah mereka memasuki Pizza hut. "Yuk masuk" ajak sang papa. "Hm" Ketika sudah diarahkan ke suatu meja oleh pelayan, kedua bapak dan anak itu sedang memegang menu di masing-masing tangannya. "Mau makan apa mei?" Tanya papa Mei sambil tetap memperhatikan menu. "Hmmm,yg paket gitu ae pa biar murah hehe" "Mahal juga gpp kok" "Jangan nanti uang papa abis:(" "Gpp asal buat makan anak papa yg cantik ini" Ujar sang papa. "Ish papa sa ae,em yodah deh terserah papa aja mei bagian makan aja hehe” Mei terkekeh memperlihatkan deretan giginya, hanya pada keluarga atau dirumah saja Mei bisa tersenyum seperti ini. "Iya deh" Sementara itu Rico dan mamanya sama-sama sudah sampai di Pizza hut. "Dah Sampe ma kuy turun" Ajak Rico yang sudah membuka pintu mobil. "Bahasa kamu gaul ya sekarang" "Hehe nama juga anak muda ma" "Iya deh" Mereka berdua masuk ke pizza hut, pelayan disana juga mengarahkan mereka ke tempat duduk yang mana berdekatan dengan meja Mei. Sesaat Rico tak sadar, ia bahkan masih membaca buku menu dengan tenang. Sampai saat dia menyerahkan buku menu pada pelayan dan mengedarkan pandangan barulah Rico sadar. Tanpa persetujuan dari mamanya dan tanpa melihat siapa yang duduk dengan Mei, Rico menghampiri Mei begitu saja. "Hai mei!" sapa Ricosambil tersenyum. Mei segera menoleh, ternyata disini ada yang mengenal dirinya? Namun setelah menoleh Mei terkejut sampai menjatuhkan garpu yang sedang ia mainkan. Mei POV Sekarang gue lagi keluar ma bokap jarang-jarang yekan gue keluar bareng bokap doang biasa juga ma nyokap tapi sekarang ma bokap karna nyokap masih ada diluar negeri gpp deh yg penting ditraktir ehe.. Sekarang gue lagi dengerin bokap cerita selama dia disana asik asik nya dengerin bokap cerita eh ada yg manggil gue. "Hai mei!" Kaget Anju, gue langsung liat tuh org ehh ternyata si Rico gue kira orgil yg masuk pizza hut, Yakali kan gg. Ok balik topic, gue bls lah sapaannya daripada kasian gak disapa kan dikacangin itu sakit. "Hai" sapa gue ke dia,gue kira Yaudah nyapa aja gitu trus langsung pergi eh ini malah nyamperin gue sama cewek yg masih muda dikit lah kerutan nya gak terlalu banyak sih malah bahas ini ogeb emg_- back back. Gue pikir pacarnya lah ya, dia jalan makin Deket, trus berhenti dimeja gue. "Mei!" Katanya. Gue cuma liatin dia doang, berani banget ni anak padahal ada bokap gue kan tuh, gue diem beberapa saat Sampe papa gue angkat bicara. "Siapa anda?"ucap papa Beh keras cuy pertanyaan nya, gue ganti liatin papa gue bingung biasanya kalo ada temen cowok kek gini mah papa gue cuma diem ae gak gubris lah ini digubris cuy. Mei POV end Author POV "Kenalin om saya Ahmad Rico salim Temen sekelasnya mei" tutur Rico "Owh temennya mei?" Tanya papa mei sambil ngeliruk ke arah mei yg sok sibuk dengan hp nya. "Mau gabung?" Ucap papa mei sontak membuat mei menghadap ke arah papa nya dengan tatapan tajam plus kaget. "Boleh om? Yaudah mah duduk disini aja" Ucap Rico sedikit memaksa mama nya. "heh jangan aneh-aneh, emang gak papa mas?" tanya mama Rico sedikit tak enak. "Iya gak papa silahkan duduk" ucap papa mei sopan dan mempersilahkan ibu dan anak itu untuk duduk. Rico dan mamanya pun menurut untuk duduk, Rico duduk tepat disamping mei yg masih menatap tajam papa nya Rico hanya melihat sang pujaan dari arah samping. Cantik-ucap Rico "Kamu kenapa mei?" Tanya papa mei yang sadar tengah ditatap terus menerus oleh anak kesayangannya. Pertanyaan papa mei gak dijawab sama mei dan mei masih melihat tajam ke arah papa nya. "Kamu kenapa sayang?" Tanya papa mei sekali lagi Untuk kali ini masih gak digubris sama mei dan masih menatap papa nya tersebut tanpa berkedip sampai makanan mereka datang. Pelayan datang dengan membawa berbagai jenis piring lalu diletakkan diatas meja. Termasuk makanan pesanan Rico dan mamanya, karena Rico yang menyuruh pelayan agar meletakkan makanan pesanan nya dimeja sini saja. "Nah dah Dateng semua nih makanannya Ayuk makan bareng-bareng" ucap papa mei kepada seluruh orang yg duduk disana. "Oke om" jawab Rico semangat. Saat semua ingin mengambil makanannya, mei masih tetap memandang papa nya tajam. "Mei kamu kenapa?" Ucap papa nya lagi (Gk dijawab) "Heh mei awas gue laper nih" kata Rico sambil ingin mengambil pizza nya tapi tangan Rico langsung dipukul sama mei. "Aduh!" Seru Rico "Paan sih Lo gue mo ngambil makanan gua nih minggir gak tuh tangan?" Kata Rico Mei masih kekeh sama pendirian nya dan tetap menatap tajam papa dan menutupi makanannya dgn kedua tangan dia agar tidak ada yg mengambil na sampai beberapa saat kemudian... --
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD