Bab 35

1337 Words

Gerry pun segera menghubungi Dimas dan meminta semua laporan perusahaannya segera dikirim kepada dirinya. "Tumben, ada apa?" tanya Dimas yang penasaran dari sebrang telpon sana. "Gua udah sembuh. Mungkin minggu depan gua udah mulai balik gawe lagi," ucap Gerry singkat. "Se -- seriusan, Lu?" tanya Dimas tergagap. "Iya!" jawab Gerry dengan singkat namun tegas. "Oke, gua urus semua keperluan lu disini. Minggu depan gua jemput lu di kontrakan," ucap Dimas kembali dan mendapat gumaman dari Gerry. Gerry pun segera menutup telponnya dan mengambil kembali kruknya. "Vani gak boleh tau kalau aku udah bisa jalan normal. Berarti, aku dirumah masih harus pake kruk ini, sedangkan di kantor aku udah normal. Okeh, baiklah, gak sabar mau liat bagaimana reaksi Vani nanti," ujar Gerry bermonolog. ***

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD