"Dek, kuat yuk, kita siapin kue dan makanan untuk Bude, Pade,Nenek dan Kakek nanti," ajak Adel kepada si jabang bayik. Setelah itu, Adel pun segera keluar kamar dan mulai menata makanan itu di meja ruang tamu. Kebiasaan di rumah Pak Latif adalah setelah Solat Id, mereka akan melakukan sungkem dahulu baru makan ketupat bersama, setelah itu barulah mereka berkeliling. Adel selesai menata makanan berbarengan dengan kedatangan Pak Latif dan juga Gerry disana. Setelah mengucapkan salam, mereka pun lalu bergegas kedalam kamarnya masing-masing, begitu pun dengan Adel. Dia kembali menata hatinya agar terlihat baik-baik saja meskipun hatinya saat itu menangis karena lagi dan lagi dia iri kepada Sang Kakak. Kini, Adel sadar, rasa irinya itu kini membawa kedalam jurang penyesalan yang dalam. ***

