Pada perasaan yang ditanamnya sendiri, ada sekelabat keingininan untuk tetap memiliki. Perasaan sukar dimengerti bahwa yang satunya enggan mengakui, tanpa pernah berfikir setelahnya akan menjadi serumit ini. Perasaan keji yang menusuk, menyayat diri agar dipahami. *** Jika satu persen kemungkinan mengenai Raka berdampak tidak baik, Karin masih diberikan kemudahan karena kedatangannya yang melewati satu jam pelajaran tadi berhasil ia lalui dengan tenang. Pasalnya sejak memasuki kelas, Karin tidak mendapati Bu Nana. Jadi ia enggan bertanya, lagian teman sekelasnya sudah sibuk dengan dunia mereka masing-masing. Zidni menyambut Karin antusias, sama halnya dengan Gia. Karin sudah hafal pertanyaan apa yang akan dilontarkan kedua sahabatnya itu. "Dari mana? Udah satu jam anjir lo tel

