Perihal Cemburu

2051 Words

Rasanya tidak pernah menjadi sebodoh ini. Bahkan melihat seseorang yang begitu kau cintai tengah bercengkrama bersama orang lain, seisi dunia ini mampu kau musnahi. Tunggu, ternyata begini rasanya mengagumi dan ingin memiliki. ***      Pintu kamar Karin terbuka kembali, yang lebih mengejutkan ialah ketika kedua sahabatnya Zidni dan Gia langsung berlari memeluknya. Karin tersentak disana, melirik kepada Raka yang kini hanya menatapnya geli. "Jahat lo, pergi ga ngasi kabar!" Zidni mengomel lebih dulu. "Tau, tega benar. Suka bikin orang khawatir." rutuk Gia tak mau kalah. "Gue udah keliling Nusantara sama Gia buat nyariin elo!" Zidni masih mengoceh. "Ampe kegot-got gue nyariin lo," singgung Gia kemudian. "Emangnya gue tikus!?" kata Karin masam. "Mirip Barbara Palvin begini, kok disa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD