Kusisihkan semua luka demi mendapatkan. Kusimpan sebagian bahagia untuk kusalurkan. Rupanya begini rasanya takut kehilangan. Kukorbankan dalam d**a, semangat membara, untuk tetap bersama. Tanpa merelakan, tanpa terbiasa. Semuanya harus ada tertulis menjadi sebuah kenangan. *** Pentas Seni Alaska hari ini dimulai. Acara itu berlangaung pukul tujuh nanti malam sampai selesai. Namun seluruh osis sudah menyiapkan segalanya sejak kemarin. Ditambah bintang tamunya Ardhito Pramono, mereka benar-benar menyiapkan panggung dan perlengkapan lain-nya dengan penuh semangat. Karin baru bangun pada pukul sepuluh pagi, itu juga karena Kanaya yang membangunkan-nya. Tadi malam Karin tidur begitu larut, sejak kepulangan-nya dari rumah Raka, mereka masih berputar mengelilingi Jakarta. Sehingga

