Extra Part 3

1183 Words

"Maaf, sayang." Chandra masih diam. Tidak bereaksi sedetikpun. Wanita itu hanya mampu menatap kosong ke depan. Ia bahkan membiarkan Revano yang kembali menangis di sisinya. Entah kekuatan dari mana, tapi Chandra merasa dirinya tidak butuh menangis. Mungkin karena ia pernah kehilangan kehilangan juga. Kehilangan anaknya yang pertama. Yang mana lebih menyakitkan daripada yang sekarang. "Mas, bisa tolong ambilin baju aku?" Tanya Chandra. Wanita itu tersenyum pelan. Tangannya terangkat guna mengusap air mata yang masih mengalir di pipi Revano. "Kamu.." "Bisa tolong ambilin. Maaf, ya, Mas. Aku gak bisa jalan nih. Sakit perutnya," ujarnya seraya mengelus perutnya yang kini sudah 'kosong'. "Y-ya. Sebentar Mas cari dulu. Soalnya Mama tadi ke sini ambil baju." "Kalau ada, tolong ambilin

Great novels start here

Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD