11.3

1315 Words

Tubuh ramping dengan dress berbahan sifon itu berdiri tegak. Kepalanya menoleh mencari seseorang yang sedang ia tunggu. Rambut panjangnya diikat satu, memperlihatkan lehernya yang putih mulus itu. Bibir manisnya beberapa kali berdecak karena orang itu belum juga datang. Matanya masih sibuk menelusuri taman yang luasnya tiga kali lipat dari apartemennya. Tapi tanda-tanda kemunculan lelaki itu belum juga terlihat. Lelah menunggu, Chandra memilih duduk di bangku taman. Mengecek ponselnya. Takut jika ternyata lelaki itu tidak jadi kemari dan sudah menghubunginya sedari tadi. "Lama nungguinnya, ya?" Tanya seseorang dengan tangan yang menepuk bahu Chandra pelan. Hal itu sontak membuat Chandra reflek menoleh seraya menghantam sayu bogeman mentah. "Weits! Tenang, Chan. Ini aku.. Jerry." Chan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD