Chandra bahkan masih ingat bagaimana marahnya Ayu ketika itu. Wanita muda itu segera menutupi wajahnya yang kembali memerah dan panas. Ish! Kenapa Mamanya mengingatkan hal itu sih?! "Tau ah! Chandra marah!" "Gak perlu marah-marahan segala. Sana, beli makanan ke luar. Buat makan siang yang lain." "Sekarang, Ma?" "Iyalah!" "Kan buat makan siang ini." "Pesen dulu. Emang bisa langsung ada? Sekarang aja udah jam 10. Cepet sana!" "Makan apa? Soto? Bakso? Sate? Nasi padang? Pizza?" Tanya Chandra beruntun. "Itu sih makanan kamu semua! Beliin bahan mentahnya aja. Nanti ada yang bagian masak kok. Kamu tinggal kasih ke mes aja." "Oke! Chandra berangkat ya." "Iya, udah sana. Mama mau di kamar ruangan Mama dulu. Jangan diganggu. Nanti ada yang gak sabar," ledek Ayu. "Mama ish!!"

