Bab 16

1550 Words

Tiga hari setelah Lia jatuh sakit parah – Rumah Sakit Khusus Rafael Ruangan tempat Lia dirawat bukan ruangan biasa. Itu adalah kamar perawatan paling lengkap yang bisa dibangun dengan uang tak terbatas. Perangkat pemantau canggih terpasang di dinding. Monitor jantung menyala dengan grafik berdenyut pelan. Di luar, para dokter terbaik dari Swiss, Jepang, dan Jerman bergantian berjaga. Namun, di dalam ruangan, semua teknologi itu terasa kecil dibandingkan ketakutan yang Rafael rasakan. Ia duduk di sisi ranjang. Lia terbaring lemah, dengan selang infus di tangan dan alat bantu pernapasan di dekat pipinya. Matanya terbuka tipis, sesekali melirik Rafael yang tak bergeming sejak semalam. “Rafa…” gumam Lia pelan. Rafael segera mendekat. “Aku di sini, Sayang. Aku di sini.” Lia menarik napas

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD