Bab 13

1505 Words

Zurich – Awal musim semi. Pepohonan di sekitar Klinik Alpenblau mulai menampakkan warna. Bunga-bunga kecil mekar pelan dari tanah beku yang mulai mencair. Suasana mulai hangat, namun di dalam kamar 207, suasana tetap penuh kecemasan. Lia tertidur dengan alat bantu pernapasan ringan terpasang di hidungnya. Di sampingnya, Rafael duduk membolak-balik buku tipis yang sudah ia baca sepuluh kali. Buku puisi kesukaan Lia. Toni masuk perlahan dengan setumpuk berkas. “Dari Boston,” katanya sambil meletakkan amplop cokelat besar di meja. Rafael menoleh. “Universitas Kedokteran Harvard dan tim riset genetik dari MIT. Mereka menjawab undanganmu.” Rafael segera membuka amplop itu. Matanya membaca cepat, tiap kata diserap dalam diam. Toni memperhatikan, mencoba menebak dari raut wajah Rafael. “D

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD