Kebenaran yang Disampaikan Sendiri Pagi itu, aula Rumah Lia penuh. Semua anak dikumpulkan. Mulai dari yang masih duduk di bangku TK, hingga mereka yang sudah remaja dan menjadi mentor bagi adik-adik lainnya. Reyhan berdiri di depan. Di sampingnya berdiri Saras dan Toni. Di belakangnya, layar besar sudah disiapkan. Tapi kali ini tidak menampilkan prestasi Rumah Lia atau video dokumentasi kegiatan sosial. Melainkan satu halaman putih dengan judul: > “Aku adalah bagian dari masa lalu yang kelam.” Suasana hening. Reyhan membuka mulut. Suaranya serak, tapi tegas. > “Kalian semua tahu aku bukan orang sempurna. Tapi ada bagian dari hidupku yang belum pernah benar-benar aku bagikan.” Ia menarik napas panjang. > “Aku dulu bagian dari organisasi gelap. Jaringan narkoba. Dan aku ikut

