PENGALAMAN HIDUP

1266 Words

Samudera membolak-balikkan dokumen sebelum akhirnya ia mengarahkan pandangannya pada sekretarisnya, Aleya. "Jadwal untuk rapat hari ini jam berapa, Aleya?" tanya Samudera sambil melonggarkan dasinya yang terasa mencekik lehernya. "Lepas makan siang, Pak. Sekitar pukul dua siang. Saya sudah konfirmasi ke perusahaan rekanan." Samudera hanya mengangguk lalu memberikan kode agar sekretarisnya meninggalkan ruangannya. Aleya yang sudah bertahun-tahun bekerja untuk Samudera pun menganggukkan kepalanya, tanpa kata lain yang terucap, dia meninggalkan ruangan itu dalam keheningan. Samudera menikmati secangkir kopinya sambil menikmati hiruk pikuk ibukota. Banyak pikiran berkelebat dalam otaknya. Hal-hal yang selama ini selalu mampu ia tutupi selama kesibukannya. Semua pemikiran yang sebenarnya t

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD